jump to navigation

Welcome 2008 +0000k312008bUTCMon, 31 Dec 2007 21:29:52 +0000 18, 2007

Posted by alearch in Serba serbi.
trackback

2008Say good bye to 2007 and hallo to 2008, heheheheheeh sok bule dah.nggak berasa kita Sekarang merayakan tahun baru lagi, perasaan baru kemaren kita ngerayain tahun baru 2007, saya menulis artikel ini di luar sana sudah terdengar suara terompet disana sini, tulisan ini juga merupakan tulisanku yang terakhir kalinya di tahun 2007, hikzz sedih campur haru, haruskah kita merayakan tahun baru?? menurut saya merayakan tahun baru sah-sah saja, karena menurut yang saya baca didua buku yang berbeda bahwa pengertian tahun baru adalah sebagai berikut :

  1. Tahun baru adalah suatu perayaan dimana suatu budaya merayakan berakhirnya suatu tahun dan dimulainya tahun berikutnya.
  2. Tahun baru menurut salah satu buku agama yaitu pergantian tahun lama menuju ke tahun baru dimana manusia harus berdiam diri tanpa perayaan, namun hanya bersikap instropeksi diri.

Kini tergantung personal masing-masing mau pilih yg poin satu atau poin dua, kalau menurut saya sih lebih ke poin satu😛 heheheheehhe.

Sedikit tentang Tahun Baru

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ke-7 SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dikalkulasi sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau July. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Agustinus, menjadi bulan Agustus. itulah sedikit tentang seluk beluk bagaimana tahun baru terjadi.

Merayakan suatu moment seperti tahun baru dan sebagainya tidak perlu terlalu berlebih lebihan, kita harus melihat kebelakang, di balik hura-hura, pesta dan kemeriahan masih banyak saudara-saudara kita yang jauh dari semua itu, jangankan untuk membeli terompet tahun baru membeli sebungkus indomie saja mereka sangat sulit, pernahkah terpikirkan olehmu??

Tahun Baru Di Monas

pesta kembang apiRencananya di malam pergantian tahun baru nanti, di Jakarta tepatnya di sekitar wilayah MONAS bakal di adakan pesta kembang api yang sangat meriah. menurut berita yang saya tonton di salah satu stasiun tv bahwa anggaran yang di keluarkan oleh pemerintah untuk acara tersebut memakan biaya Milyaran rupiah!! bayangkan, kembang apinya saja di datangkan langsung dari tiga negara besar, yaitu Spanyol, Australia dan china. berlebihan kah?? sangat berlebihan! coba bayangin kalau dana tersebut dialihkan untuk saudara- saudara kita yang sekarang lagi tertimpa bencana atau musibah, pastinya dampak yang mereka terima jauh lebih berasa dan berarti di bandingakan dengan orang-orang yang menikmati pesta kembang api tersebut yang berjalan hanya berkisar 30 menit!! sungguh hiburan yang singkat namun mahal. Diakhir tahun ini Indonesia menari-nari di atas luka saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana alam, “apa kata dunia????”

Pemerintah Indonesia kayaknya mau unjuk gigi kenegara-negara tetangga, bahwa Indonesia juga punya duit, punya skill meskipun harus pura-pura buta. Walaupun begitu saya harus tetap berbangga ria menjadi warga negara indonesia yang walaupun hanya terkenal dengan keramah tamahannya. doaku hanya memohon semoga di tahun 2008 ini negara tercintaku, negara Indonesia bisa kaya, maju dan bisa mensejahterakan rakyat kecilnya, amien….

Welcome 2008 !!!!

Happy New Year….. with the hope that 2008 will see the end of the many horrible things which have marked last year worldwide and in our own country. Hope is the key.

Komentar»

1. ifan - +0000k312008bUTCTue, 01 Jan 2008 08:57:03 +0000 18, 2007

met taon baru yah ale… good luck. hebat yah kamu selalu mikirkan orang yang di bawah.

2. zoel - +0000k312008bUTCWed, 02 Jan 2008 04:36:33 +0000 18, 2007

ini aku ambil dari blog-ku http://lunjap.wordpress.com/2007/12/31/selamat-tahun-baru-2008/

“Tahun baru hanyalah tanda waktu, ada yang lebih bermakna daripada sekedar pesta dan hura-hura, yaitu sikap kedewasaan dan kematangan untuk terus berkarya membangun kehidupan lebih baik di masa depan.”

MET TAUN BARU 2008!!!
semoga sukses di tahun yg baru…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: